Yuk Kelola Jejak Digital yang Baik

Guru Motivator Literasi Digital
Pertemuan ke-2

Materi.           : Yuk Kelola Jejak Digital yang Baik
Nara Sumber : Dedi Dwitagama
Moderator      : Helwiyah
Penulis           : Jaitun

Bismillahirrahmaanirrahiim,
Alhamdulillahirabbil”alaamiin, kembali ini pertemuan yang ke-2 dalam GMLD, sebuah wawasan ilmu yang luar biasa, sangat menarik, kerennn., dibersamai oleh bapak hebat, dengan aktifitas yang luar biasa, yaitu Bapak Dedi Dwitagama, jika ingin kenal beliau lebih jauh silahkan googling nama beliau. Sudah memiliki 4300 subcriber dengan 2000 video. Dengan moderator hebat kita Bunda Helwiyah. 

Diawali sebuah perintah dari beliau yaitu, coba sebutkan guru favorit anda sejak SD sampai S3, semua peserta menyebutkan guru favorit mereka beserta alasannya masing-masing. Kembali lagi pak Dedi bertanya, namun adakah mereka nampak pada foto-foto berikut ini?

Kita sudah liat dimulai dari seorang PROFESSOR hingga GURU SMP, dan GURU SD yang anda kagumi, kenapa mereka tak ada jejak digitalnya? Karena mereka tidak serius mengelola jejak mereka.
Walau anda di kelas dikagumi, walau di sekolah disukai oleh ratusan bahkan ribuan murid, namun pernahkah anda bertanya atau memperhatikan alumni sekolah anda, alumni kampus anda ketika lulus tiga tahun yang lalu, apa yang terjadi mereka hanya ingat beberapa orang saja dari guru tersebut, itupun bagi yang berkesan saja. Kenapa karena mereka tidak memiliki rekam jejak digital.

Materi kali ini sangat menarik, dan ramei karena langsung bisa sharing tanya jawab. 
Berikut beberapa pertanyaan dan jawaban yang saya tuliskan, diantaranya adalah:

Karya apa yang mudah dan cepat untuk melejitkan nama kita?
Jawaban :
Pada dasarnya setiap manusia itu unik dan keunikan masing-masing manusia itulah yang paling mudah dijadikan keunggulan yang bisa melejitkan nama kita. Tetapi bagaimana itu bisa melejit kalau kita tidak membuat jejak digital, jadi persoalannya bukan karyanya, tapi perbuatan melejitkan keunikan diri anda yang mungkin bagi kita biasa-jasa saja, tapi ketika itu dikelola dengan baik maka hal itu akan menjadi sesuatu yang melejitkan nama kita dalam waktu yang sangat lama. Misalnya meninggalkan konten di facebook, intagram, blog, webside, youtobe, podcash dan apa aja, karena yang ditinggalkan adalah jejak digital. 

Bagaimana cara menjadi seorang blogger yg akhirnya menjadi terkenal & sukses seperti om Jay ?? Luar biasa sy salut dgn beliau
Jawaban :
Mulailah menulis dengan satu huruf, dirangkai jadi kata, lanjut jadi kalimat kemudian tayangkan jadi buku atau blog, beres.

Apasaja yang bisa dijadikan jejak digital, apakah dengan sebuah video atau berupa tulisan?
Jawaban: 
Jejak digital itu bisa berupa apapun, karya tulis, karya foto, karya lukis, foto sepatu favorit, kemeja favorit, cerita keluarga, foto anda, anak isteri dan segala apapun tentang anda. Jejak digital tidak terbatas. Tinggalkan jejak digital terutama kebaikan kita.

Apakah bisa jejak digital diterapkan di daerah terpelosok yang dianggap belum begitu penting?
Jawaban :
Bisa, walaupun kita tinggal di kaki gunung, tetapi persoalannya adalah kesadaran dan niat untuk berbagi. Sebagai contoh, seorang guru yang tinggal di pelosok, biasanya kegiatan belajar beliau simpan di hardisk, flashdisk, namun ketika beliau ke kota, barulah beliau upload tulisan tersebut. Digital bukan hal yang sulit, jika memiliki kesadaran untuk itu.

Bagaimanakah membuat jejak digital yang bisa diterima publik?
Jawaban: 
Banyak cara yang bisa dilakukan, misalnya menulis atau membuat video bagaimana cara menanam yang baik dan benar di pekarangan rumah, atau bisa mengabarkan kebaikan yang ada di sekolah, mengabarkan murid kita yang pintar, itu akan diterima di publik. Banyak hal yang bisa kita lakukan misalnya kita ambil satu hal yang unik, publik di youtobe, dan lain sebagainya.

Bolehkah kita menggunakan nama asli atau nama samaran,
 Jawaban : bebas saja. Karena itu adalah jejak kita. Kalau bisa nama asli kenapa tidak!. Seperti nama tere liye, itu adalah nama samaran saja.

Bagaimana cara agar saya percaya diri meninggalkan jejak digital yang baik?
Jawaban: 
Ibu berbicara di depan kamera handphone bikin video 3 menit, berbicara bagaimana cara proses penulisan buku itu, menjelaskan isi dalam buku tersebut, pasang video tersebut di blog dan youtobe. Dengan nama asli, judul buku tersebut, itu akan menghasilkan jejak digital kita.

Pertanyaan dari bu Daru ingin menjadi guru yang dikenang dan disayang mungkin maple saya bukan favorit anak. 
Jawaban : 
Salah satunya adalah dengan memberikan tugas kepada mereka untuk mempromosikan sekolah, judulnya di tulis dan harus di tulis juga dblog. Dengan nama kita di judulnya dan nama sekolah di judulnya. Itu adalah cara kita meninggalkan rekam jejak di digital. Tulisan itu akan dikenang selamanya.

Bagaimana agar konten IG dan blog yang menarik, caranya adalah ATM, Amati, Tiru dan Modifikasi.

Kita mulai dari sekarang untuk meninggalkan rekam jejak kita secara digital, dengan cara kelola jejak digital tersebut dengan baik. 

Demikian kesimpulan yang dapat saya petik dari materi ke-2 ini, semoga bermanfaat, Aamiin…

Salam blogger
Terus_belajar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANBK dan Survei Lingkungan Belajar Smanda Kupe

Trik Cepat Menulis Resume di Bloq

Salam Sukses